Sabtu, 19 Juli 2014

Daftar 10 Pantai Di Jogja Yang Sering Dikunjungi

1.  Pantai Parangtritis Yang Melegenda

 

" Ada kisah seorang pelarian dari kerajaan Majapahit yang bernama Dipokusumo yang sedang melakukan semadi melihat air yang menetes (tumaritis) yang berasal dari celah batu karang (parang). Selanjutnya Dipokusumo memberi nama daerah tersebut dengan Parangtritis yang artinya air yang menetes dari batu "
Oleh masyarakat setempat pantai ini dipercaya sebagai kesatuan perwujutan dari Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta dan Pantai Parangtritis itu sendiri. Bilamana terjadi fenomena alam atau kejadian tertentu dari ketiganya, masyarakat tersebut sering menghubungkan satu dengan yang lainnya. Pantai satu dengan lainya pasti mempunyai keunikan dan ciri tersendiri. Begitu pula dengan Pantai Parangtritis, mempunyai keunikan dan terkenal dengan ombak-ombaknya yang cukup besar. Pada musim kemarau saat angin bertiup sangat kencang, gelombang di Pantai Parangtritis bisa mencapai ketinggian 2 – 3 meter, sehingga para pengunjung dilarang mandi di pantai karena sangat berbahaya. 

Untuk  menyalurkan keinginan berenang pengunjung terutama anak-anak maka sudah disediakan kolam renang yang nyaman untuk menambah kesenangan anak-anak berlibur. Sekitar pantai ini dipenuhi oleh pasir hitam yang halus yang berasal dari material vulkanik gunung Merapi. Angin yang bertiup diantara pasir kesana kemari dan memutar membuat pasir yang dulunya rata menjadi berbentuk unik. Terbentuk bukit-bukit pasir yang menarik yang disebut gumuk. Selain terbentuk bukit-bukit pasir dengan berbagai ukuran, pasir pantai tersebut membentuk cekungan dan torehan beragam yang merupakan keindahan tersendiri.

Saat sore menjelang suasana semakin meredup bergantai dengan cahaya kuning keemasan memancar dari matahari yang akan masuk ke peraduan. Diiringi kilauan permukaan air yang diterjang sisa sinar matahari melengkapi pemandangan sunset di Pantai Parangtritis.

Akses untuk menuju Pantai Parangtritis dapat dengan mudah kita temukan. Dari Yogyakarta-Jalan Parangtritis-Kretek-Pantai Parangtritis. Sedangkan jalur alternatif yang lain bila dari Yogyakarta-Imogiri-Parangtritis.

Fasilitas yang terdapat di Pantai Parangtritis sudah cukup lengkap karena Pemkab Bantul mengelola obyek pariwisata Pantai Parangtritis ini dengan baik. Fasilitas tersebut seperti, tempat penginapan, toko kelontong, toko yang menyediakan souvenir, makanan dan minuman, lahan parkir dan penyewaan kamar mandi. Tersedia sarana untuk melakukan olah raga pantai seperti motor ATV, kereta kuda, menaiki kuda dan Paralayang bagi anda yang berjiwa pemberani.

Lokasi : Pantai ini terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.


2. Pantai Parangkusumo dengan cerita mitosnya.


Pantai Parangkusumo dapat disejajarkan dengan Pantai Parangtritis yang mempunyai pemandangan pantai yang menarik dan adanya mitos yang berkembang di masyarakat tentang kisah cinta Panembahan Senopati Raja Mataram dengan Penguasa Laut Selatan merupakan daya tarik tersendiri.Legenda dan mitos tersebut menjadikan Pantai Parangkusumo banyak digunakan untuk sarana ritual yang dilakukan oleh masyarakat maupun yang dilakukan oleh pihak Keraton Yogyakarta. Pantai ini sering digunakan berbagai acara ritual kebudayaan maupun keagamaan baik secara individu maupun secara berkelompok mulai dari semedi, tirakatan ataupun upacara Melesti, Labuhan Ageng yang menjadi obyek wiasata tersendiri. Acara-acara ritual tersebut dilakukan pada waktu-waktu tertentu dengan memilih penanggalan jawa yang diyakini merupakan hari baik untuk pelaksanaan acara tersebut.


Pengunjung di Pantai Parangtritis akan lebih banyak dari hari-hari biasanya bila bertepatan dengan hari libur sekolah dan saat berlangsungnya upacara ritual Melasti dan Labuhan. Pada waktu-waktu tersebut, pengunjung Pantai Parangtritis tumpah ruah beraktivitas di Pantai Parangkusumo yang dilanjutkan dengan meyaksikan keindahan sunset waktu sore menjelang.Tempat untuk melaksanakan upacara ritual tersebut bertempat di sebuah bangunan yang berada di sekitar pantai yang disebut Cepuri. Tempat tersebut dipakai untuk melakukan acara doa dan ritual sebelum acara labuhan dilakukan yang dilakukan oleh pihak Keraton Yogyakakarta.

Menurut cerita dalam bangunan Cepuri tersebut terdapat dua buah batu hitam yang bernama batu cinta yang konon dipakai sebagai tempat duduk Panembahan Senopati dan Ratu Kidul yang kemudian batu tersebut diberi nama batu cinta. Cepuri tersebut merupakan tempat bagi keduanya dalam melakukan perjanjian yang berawal dari permintaan Penembahan Senopati kepada Ratu Kidul untuk membantu Sang Senopati menjadi penguasa di Mataram, permintaan tersebut dikabulkan Sang Ratu dan meminta syarat agar Sang Senopati dan seluruh keturunannya mau menjadi suami Sang Ratu. Persyaratan Sang Ratu akhirnya disetujui dengan syarat, dalam hubungan tersebut tidak menghasilkan keturunan.Keraton Yogyakarta yang merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram selanjutnya diyakini mempunyai hubungan khusus dengan penguasa laut kidul. Bentuk dari hubungan tersebut akhirnya diwujudkan menjadi acara ritual labuhan yang dilakukan pihak Keraton di Pantai Prangtritis.

Terlepas dari cerita legenda tersebut yang berupa mitos, Pantai Parangkusumo sendiri kalau dilihat dari segi keindahan memang lumayan menarik. Pada areal pantai terdapat tumbuhan sejenis pakis  dan palm menambah keindahan kawasan tersebut. Secara umum keindahan garis pantai dan lainnya sangat menarik. Jalanan untuk menuju pantai ini sudah relatif bagus sehingga dapat dilalui oleh kendaraan dengan nyaman. Jalanan tersebut dihiasi oleh deretan pohon cemara  yang berjajar rapi turut mengiringi perjalanan kita menyusuri jalanan tersebut. Jalan tersebut kalau ditelusuri akan menghubungkan anda dengaan kawasan Pantai Depok yang terkenal dengan hasil lautnya yang banyak menarik perhatian para pengunjung.
Akses untuk mencapai tempat ini sangat mudah, karena bersebelahan dengan Pantai Parangtritis maka bila anda dari tempat tersebut maka dapat dengan mudah menuju kesini. Apabila wisatwan dari Yogyakarta dapat memakai rute  sebagai berikut : Yogyakarta-Jl Parangtritis-Kretek-Pantai Parangkusumo. Sedangkan jalur alternatif yang lain bila dari Yogyakarta-Imogiri-Parangkusumo.

Fasilitas yang dimiliki tempat wisata ini terbilang lumayan lengkap karena seperti tempat ibadah, tempat penginapan, warung kelontong, souvenir, makanan dan minuman, tempat parkir dan kamar mandi/toilet. Tersedia juga sarana olah raga pantai seperti motor ATV, kereta kuda, berkuda dan bagi anda yang berjiwa pemberani dapat mencoba menggunakan pesawat Paralayang.

Lokasi Pantai Parangkusumo terletak di Pantai ini terletak di Desa Parangtritis,Kecamatan Kretek, Kabupaten  Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.